Di Kalangan Prajurit dan Persit
YAHUKIMO, jurnal-ina.com – Kodim 1715/Yahukimo menggelar sosialisasi dan penyuluhan HIV/AIDS serta Infeksi Menular Seksual (IMS) sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan prajurit dan keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lobby Makodim 1715/Yahukimo Desa Dekai, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono, S.M., M.H.I. didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1715/YHK, Ny. Indah Didiet Trilaksono serta diikuti prajurit dan anggota Persit.
Dalam sambutannya, Dandim menekankan pentingnya penyuluhan ini sebagai langkah preventif untuk melindungi prajurit dan keluarganya dari ancaman HIV/AIDS. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang bahaya dan cara penularan penyakit itu sangat diperlukan agar tidak terjadi penyebaran di lingkungan TNI. “Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting sebagai bekal pengetahuan bagi prajurit dan keluarga,” ujar Letkol Didiet.
Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh peserta untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko tinggi yang dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS. Dia juga menegaskan bahwa disiplin, tanggung jawab moral serta ketahanan keluarga menjadi kunci utama mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Disebabkan Infeksi Virus
Sementara itu, pemateri dari RSUD Dekai Kabupaten Yahukimo Dr. April, Sp.PD. menjelaskan bahwa HIV/AIDS disebabkan oleh infeksi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Akibatnya, tubuh menjadi lemah dan tidak mampu melawan berbagai infeksi penyakit. Dia menambahkan, perilaku berisiko seperti berganti-ganti pasangan seksual, tidak menggunakan alat pengaman serta penggunaan jarum suntik tidak steril merupakan penyebab utama penularan HIV.
Selain itu, dr. April juga memaparkan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain dengan menunda hubungan seksual bagi yang belum menikah, setia kepada satu pasangan, menggunakan kondom pada hubungan seksual berisiko serta menghindari penggunaan jarum suntik secara bergantian. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan sebagai langkah deteksi dini.
Penyuluhan ini merupakan wujud komitmen Kodim 1715/Yahukimo mendukung program nasional penanggulangan HIV/AIDS melalui edukasi, pencegahan serta upaya mitigasi dampak penyakit, demi mewujudkan prajurit dan keluarga yang sehat, kuat dan siap menjalankan tugas.
Pendim 1715/Yahukimo – Enda Suranta
Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono, mengemukakan penyuluhan ini langkah preventif untuk melindungi prajurit dan keluarganya. Foto: Pendim 1715/Yahukimo.
Artikel ini sudah terbit di gen-idn.com








